Octaviani
Saputri/19511265/4pa11
Sistem Informasi Psikologi
Sebelum
masuk ke permasalahan inti, sebaiknya kita harus terlebih dahulu mengenal arti
dari kata sistem tersebut. Sistem merupakan kumpulan elemen-elemen yang saling
berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Suatu sistem terintegrasi
yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. Atau sebuah
sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi
untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi. Sistem ini
memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual,
model manajemen dan basis data. Adapun elemen dari sistem yaitu:
input, proses, dan output.
Informasi
yaitu data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi
penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu
proses transformasi data menjadi suatu informasi=input-proses-output. Data
merupakan rawmaterial untuk suatu informasi. Perbedaan informasi
dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang
memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data
bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.
Jadi, Sistem
informasi adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk
mencapai tujuan tertentu dari data yang telah diproses menjadi bentuk yang
memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang
bermanfaat.
Sedangkan
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku baik manusia
maupun hewan dalam proses mental organisasi. Jadi sistem informasi psikologi
adalah suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu
psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan
aplikasinya dalam bidang psikologi. Salah satu contohnya yaitu penggunaa
komputer dalam pembuatan software-software untuk bidang psikologi. Misalnya
saja, di perusahaan sekarang ini banyak menggunakan software tentang alat tes
agar waktu yang digunakan dalam menyeleksi calon karyawan baru lebih cepat dan
efisien, serta tidak membuang tenaga para penyeleksinya juga. Selain itu,
contoh lainnya adalah dalam penggunaan software dari microsoft
office, dimana yang dahulunya kita harus memakai mesin ketik untuk membuat
surat atau membuat tulisan kita agar lebih rapih, tapi sekarang berkat adanya
computer dan system informasi maka pekerjaan kita untuk membuat surat atau
tulisan yang lain lebih cepat dan bahkan lebih rapih. Contoh lain dalam bidang
psikologi yaitu penggunaan laboratorium psikologi dimana didalamnya menggunakan
prinsip ilmu komputer, contohnya saja laboratorium kognitif sains yang mungkin
sebentar lagi akan hadir di kampus Gunadarma. Contoh lain mungkin dengan sistem
konseling online yang sekarang ini banyak beredar dan banyak
hadir di situs jejaring sosial. Hal-hal diatas merupakan sebagian contoh
penggunaan sistem informasi dalam bidang psikologi saat ini. Dimana, ilmu
psikologi juga berkembang berkat adanya perkembangan yang sangat pesat dari
ilmu komputer itu sendiri.
Sumber :
http://irene-blogqw.blogspot.com/2011/04/sistem-informasi-psikologi.html